Daniel Reinhard Karamoy, pemain Indonesia yang saat ini bermain untuk Sterling College di Liga Mahasiswa NAIA, Amerika Serikat, memperoleh penghargaan keduanya atas penampilan yang ia tunjukan sepanjang musim lalu.
(Courtesy: scwarriors.com)
Jika sebelumnya ia memperoleh penghargaan Kansas Collegiate Champions of Character karena dedikasinya untuk tim baik di dalam maupun luar lapangan, kali ini ia memperoleh penghargaan Daktronics-NAIA Scholar-Atheletes.
Daniel terpilih menjadi salah satu dari tiga pemain Sterling College yang mampu meraih penghargaan yang diberikan oleh Daktronics itu, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang scoring ataupun statistic yang telah lama berkecimpung di industri olahraga.
Musim lalu centre back berusia 22 tahun itu tampil sebanyak 15 pertandingan dari total 19 pertandingan yang dijalani oleh Sterling College dan membuat 4 tembakan ke arah gawang dimana 2 diantaranya tercatat sebagai shot on goal.
Jika musim depan ia bisa kembali mempelihatkan konsistensi permainannya, bukan tidak mungkin panggilan Tim Nasional U23 yang akan turun bertanding di SEA Games 2013 akan segera diterima.
Statistic Penampilan Daniel Karamoy Bersama Sterling College:
Salah seorang pemain muda Indonesia yang berkompetisi di Liga Mahasiswa Amerika Serikat, Daniel Karamoy sukses mengakhiri kompetisi dengan sebuah penghargaan.
(Courtesy: Kcacsports.com)
Meskipun gagal membawa Sterling College melaju ke babak semi-final NAIA KCAC Championship setelah kalah melalui adu penalty dari Ottawa University, Daniel Karamoy menjadi salah satu dari sepuluh pemain yang terpilih untuk menerima penghargaan Kansas Collegiate Champions of Character 2012.
Seperti dikutip dari kcacsport.com, mereka yang terpilih untuk menerima penghargaan tersebut adalah student-athlete yang mampu memenuhi dan mendemonstrasikan beberapa kriteria diantaranya rasa hormat, bertanggung jawab, integritas, sportif, dan teladan kepemimpinan dalam kehidupan mereka baik di dalam maupun luar lapangan.
(Daniel Karamoy / Sterling College)
Setelah musim kompetisi berakhir, selain kembali berkonsentrasi penuh dalam pendidikannya, saat ini Daniel tengah menikmati masa liburnya dan menghabiskan waktu dengan latihan ringan hingga Desember sebelum akhirnya memulai musim baru di pertengahan Januari tahun depan.
Sergio van Dijk dimainkan selama 90 menit saat Adelaide United bertandang ke markas Brisbane Roar. Sergio nyaris mencetak gol di penghujung babak pertama, sayang ia tertangkap wasit melakukan pelanggaran terlebih dahulu sehingga gol melalui tandukan kepalannya dianulir.
(Courtesy: FourFourTwo Australia)
Sementara itu di Amerika Serikat, Daniel Karamoy gagal melaju ke babak semifinal Liga Mahasiswa KCAC Championship setelah timnya Sterling College kalah 3-1 dalam adu penalty saat berhadapan dengan Ottawa University. Dalam pertandingan yang dimainkan di kandang Ottawa University itu, Daniel dimasukan sebagai pemain pengganti pada menit ke-32.
(Courtesy: Ahmad Faizal)
Di Belgia, Alfin Tuasalamony kembali dipercaya menjadi pemain inti dan bermain secara penuh saat CS Vise melawan White Star Woluwe. Alfin menunjukan level permainan yang semakin meningkat dengan cukup baik menjaga pertahanan sisi kanan Vise.
Syamsir Alam masuk dalam daftar pemain cadangan CS Vise pada pertandingan tersebut. Sedangkan, Yandi Sofyan tidak masuk dalam tim yang didaftarkan turun bertanding pada pertandingan melawan White Star Woluwe tersebut.
Jhonny van Beukering masuk sebagai pemain pengganti saat FC Presikhaaf berhadapan dengan SDOUC dalam lanjutan Topklasse Divisie. Pemain yang akan berangkat ke Indonesia Selasa besok itu, membantu terciptanya gol kedua Presikhaaf setelah mampu melewati empat pemain bertahan SDOUC sebelum akhirnya melepaskan umpan kepada Shiwan Hamdaziz yang mencetak gol.
Di Spanyol, Arthur Irawan tidak dimainkan saat Espanyol B bertandang ke markas UE Sant Andreu.
Tonnie Cusell Lilipaly absen membela GVVV saat berhadapan dengan Kozakken Boys karena menderita cedera.
Stefano Lilipaly tidak bermain dalam pertandingan lanjutan Jupiler League Belanda antara Almere City FC menghadapi Telstar.
Setelah minggu lalu turut membantu Go Ahead Eagles menang di KNVB Beker, Joey Suk diistirahatkan saat Go Ahead Eagles menang telak 6-1 di kandang Excelsior.
Di Uruguay, tim Deportivo Indonesia U19 mampu menang 2-0 atas tim U19 Penarol. Sebaliknya, tim Deportivo Indonesia U17 harus kalah 0-3 dari salah satu klub raksasa Uruguay itu.
Joey Suk masuk dalam sebelas pemain utama saat menghadapi De Graafschap dalam lanjutan kompetisi Piala Belanda atau yang biasa disebut KNVB Beker.
(Courtesy: Go-Ahead Eagles)
Pada pertandingan yang dimainkan di kandang De Graafschap tersebut, Joey Suk dimainkan selama 90 menit penuh. Ia juga menjadi sosok kunci dengan menciptakan gol pembuka untuk Go Ahead Eagles.
Menerima umpan matang Cendrino Misidjan pada menit ke-21 dari sisi kiri, Joey Suk langsung melakukan tendangan keras yang sulit ditahan oleh penjaga gawang De Graafschap, Joost Terol.
Highlight Gol Joey Suk:
Gol pertama yang dicetak oleh pemain yang hingga saat ini masih menunggu untuk disumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) itu turut membuka jalan bagi terciptanya dua gol lain pada babak pertama.
Tidak ada gol yang tercipta di babak kedua, sehingga Go Ahead Eagles mengunci kemenangan 3-0 atas De Graafschap sekaligus menyingkirkan klub yang musim lalu terkena degradasi dari Liga Eredivisie Belanda itu.
Sementara di Amerika Serikat, Daniel Karamoy bermain untuk Sterling College saat bertandang ke markas Friends University.
Daniel yang memiliki posisi asli sebagai pemain bertahan itu masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-62 dan dimainkan sebagai gelandang sayap kanan untuk membantu penyerangan. Pada pertandingan itu, Sterling harus mengakui keunggulan tim tuan rumah 1-0.
Kekalahan dari Friends University itu juga sekaligus menutup regular season bagi Sterling College di Liga Mahasiswa KCAC NAIA. Meski menderita kekalahan di pertandingan terakhir, Daniel Karamoy dkk tetap berhak lolos ke babak Quarter-Final dimana juaranya berhak maju ke NAIA National Tournament.
Di babak Quarter-Final, Daniel dan Sterling College akan berhadapan dengan Ottawa University di kandangnya pada hari Sabtu besok.
Alfin Tuasalamony terpilih sebagai pemain terbaik pada pertandingan KSV Oudenaarde vs CS Vise dalam lanjutan Liga Belgia Divisi 2. Pemain berusia 19 tahun itu dimainkan 90 menit penuh oleh CS Vise.
Sementara di tempat yang sama, Syamsir Alam masuk pada menit ke-73 menggantikan pemain muda asal Belgia, Angelo Polizzi. Yandi Sofyan serta Yericho Christiantoko tidak dimasukan dalam tim utama CS Vise yang didaftarkan untuk pertandingan tersebut.
Jhonny van Beukering mengawali pertandingan antara FC Presikhaaf saat berhadapan dengan Germania. Pada pertandingan yang berakhir 4-2 untuk kemenangan Presikhaaf itu, Jhonny bermain selama 62 menit dan mencetak satu gol yang menjadi gol kelimanya untuk tim asal kota Arnhem itu.
Mengawali pertandingan dengan baik saat menghadapi FC Dordrecht, Joey Suk harus terpaksa ditarik keluar pada menit ke-29 dikarenakan menderita cedera. Go Ahead Eagles pun menderita kekalahan pertama di kandang dengan skor 0-2.
Di tempat lain, Stefano Lilipaly masuk dalam sebelas pemain utama yang diturunkan saat Almere City menghadapi SC Veendam. Pemain yang gagal memperkuat Tim Nasional di Piala AFF itu ditarik keluar pada menit ke-65.
Tonnie Cusell Lilipaly bermain selama 61 menit saat memperkuat GVVV menghadapi Rijnsburgse Boys dalam lanjutan pertandingan Topklasse Divisie.
Menuju Spanyol, Arthur Irawan tidak tampil saat Espanyol B menghadapi Reus.
Di Amerika Serikat, Daniel Karamoy yang bermain untuk Sterling College masuk sebagai pemain pengganti pada menit 36 saat menghadapi Kansas Wesleyan College di Liga Mahasiswa NAIA Amerika Serikat.
Berpindah ke Australia dimana Sergio van Dijk akhirnya dimasukan dalam starting XI Adelaide United saat melawan Wellington Phoenix. Pada menit ke-75, ia ditarik keluar untuk digantikan oleh Bruce Djite.
Greg Nwokolo dan Victor Igbonefo bermain selama 90 menit penuh dan memberikan kemenangan 2-1 pada laga terakhir Chiang Rai United saat menghadapi salah satu klub besar Thailand, Buriram United FC.
Dalam lanjutan pertandingan Deportivo Indonesia di Liga Junior Uruguay, Tim U17 mampu menang dengan skor 4-2 atas Atenas U17. Sedangkan, Tim U19 menang tipis 3-2 atas Atenas U19.
Meski beberapa pemain Indonesia yang saat ini bermain di Liga Eropa menjalani masa libur karena jeda pertandingan internasional, beberapa pemain lainnya tetap bermain membela klubnya masing - masing.
Turun bermain selama 90 menit penuh, Jhonny van Beukering memberikan satu assist pada saat FC Presikhaaf berhadapan dengan V.V. Glanerburg. Jhonny yang masih mengalami cedera punggung, pada awalnya sempat diragukan dapat bermain dalam pertandingan yang berakhir imbang 2-2 itu. "Dokter telah melakukan pekerjaan yang luar biasa," ujar Dennis van Beukering, kakak sekaligus pelatihnya di FC Presikhaaf.
Dalam lanjutan Topklasse Divisie, Tonnie Cusell Lilipaly bermain selama 84 menit pada pertandingan antara GVVV menghadapi SC Genemuiden. Pada pertandingan itu, GVVV menang 4 gol tanpa balas atas tamunya.
Di Liga Divisia Dua Belgia, Alfin Tuasalamony diturunkan selama 90 menit sementara Syamsir Alam dimasukan sebagai pemain pengganti di menit 82 saat CS Vise bertandang ke markas Saint-Trond. CS Vise kalah 2-0 atas tim tuan rumah.
Sementara itu, Yandi Sofyan tidak masuk dalam tim CS Vise yang bertanding untuk minggu ini. Sedangkan Yericho Christiantoko bermain untuk CS Vise U23 yang berhasil menahan imbang Saint-Trond U23 dengan skor 2-2 pada pertandingan Reserve League yang digelar satu hari sebelumnya.
Di Liga Mahasiswa NAIA Amerika Serikat, Daniel Reinhard Karamoy masuk sebagai pemain pengganti di menit 41. Pemain bertahan kelahiran Jakarta itu mampu memperkuat jantung pertahanan Sterling College dan membawa tim asal kota Kansas, Amerika Serikat itu menang 1-0 atas Bethel College.
Di Spanyol, Arthur Irawan tidak bermain saat RCD Espanyol B menang telak 3-0 atas Yelcano.
Menuju A-League Australia, Sergio van Dijk tidak masuk dalam tim Adelaide United FC yang turun bertanding melawan Western Sydney Wanderers FC.
Greg Nwokolo dan Victor Igbonefo diturunkan selama 90 menit penuh saat Chiangrai United menghadapi Chonburi FC. Meski beberapa kali mampu mengancam pertahanan Chonburi melalui gerakan - gerakan individunya, Greg tidak mampu membantu timnya mengalahkan Chonburi. Hasil akhir pertandingan tersebut adalah 1-0 untuk Chonburi FC.
Permainan gemilang kembali ditunjukan oleh Joey Suk dengan mencetak dua gol dan terpilih menjadi man of the match pada pertandingan antara Go Ahead Eagles melawan SC Telstar. Pada pertandingan kandang itu, Joey dipercaya menjadi jenderal lapangan tengah klub asal kota Deventer itu selama 90 menit penuh.
(Courtesy: Erik Pasman)
Di tempat lain, Jhonny van Beukering bermain selama 90 menit pada pertandingan antara FC Presikhaaf melawan SC Babberich. Pemain yang dikabarkan akan segera dipanggil Tim Nasional Indonesia itu memberikan satu assist. Pertandingan berakhir untuk kemenangan FC Presikhaaf 3-0 atas tamunya.
(Courtesy: SportShots.pro)
Stefano Lilipaly dimainkan selama 90 menit penuh saat Almere City FC harus menelan kekalahan 2-0 atas Fortuna Sittard.
Di Belgia, Alfin Tuasalamony kembali dipercaya untuk mengawal lini pertahanan CS Vise selama 90 menit pada pertandingan melawan Westerlo. Pada pertandingan tersebut, CS Vise harus menyerah di kandang sendiri dengan skor 1-2.
Sementara Syamsir Alam berada di bangku cadangan dan tidak diturunkan saat CS Vise menghadapi Westerlo.
Satu hari sebelumnya, Yericho Christiantoko dan Yandi Sofyan Munawar masuk dalam starting xi CS Vise U23 saat bertandang ke markas Westerlo U23 dalam lanjutan pertandingan Reserve League. Dalam pertandingan yang dimenangkan CS Vise 2-0 itu, Yericho bermain selama 90 menit sementara Yandi bermain selama 83 menit.
Di Liga Segunda B Spanyol, Arthur Irawan tidak berada dalam tim RCD Espanyol B saat menghadapi CD Atletico Baleares.
Dalam lanjutan Liga Mahasiswa NAIA di Amerika Serikat, Daniel Karamoy bermain sebagai pemain pengganti di menit 67 saat Sterling College bermain imbang 1-1 dengan Bethany College.
Di Australia, Sergio van Dijk tidak dimasukan dalam tim Adelaide United yang bertanding menghadapi Newcastle Jets pada pertandingan perdana A-League.
Sementara di Thailand, Victor Igbonefo sukses menjaga lini pertahanan Chiangrai United untuk tidak kemasukan gol saat berhadapan dengan Bangkok Glass. Pertandingan berakhir untuk kemenangan Chiangrai United 1-0 atas tim tamu.
Tengah pekan lalu, beberapa pemain Indonesia yang saat ini bermain di luar negeri menjalani pertandingan membela klubnya masing - masing.
Di Thailand, Victor Igbonefo membawa Chiangrai United lolos ke babak semifinal Piala FA Thailand setelah mengalahkan Suphanburi FC dengan skor 3-1.
Dimainkan secara penuh selama 120 menit hingga akhir perpanjangan waktu babak kedua, Igbonefo kokoh mengawal lini pertahanan Chiangrai dimana ia mampu membuat satu penyelamatan penting ketika pemain kelahiran Nigeria itu berhasil menyapu bola sebelum melewati gawang yang telah kosong ditinggalkan kiper Chiangrai.
Video Aksi Penyelamatan Victor Igbonefo (Menit 2:10) - Chiangrai United vs Suphanburi FC
Sergio van Dijk gagal membawa klubnya Adelaide United lolos ke babak Semifinal Asian Champions League setelah kalah 3-2 di kandang klub asal Uzbekistan Bunyodkor. Sergio van Dijk bermain selama 90 menit pada pertandingan yang harus diakhiri melalui babak perpanjangan waktu itu.
(Courtesy: Getty Images)
Di Belanda, Tonnie Cusell Lilipaly bermain selama 90 menit penuh dan mencetak satu gol saat GVVV berhadapan dengan De Merino's dalam sebuah pertandingan persahabatan.
Di Amerika Serikat, Daniel Karamoy masuk sebagai pemain pengganti di menit 39 saat Sterling College berhadapan dengan Tabor College dalam lanjutan Liga Mahasiswa Amerika Serikat NAIA. Pertandingan diakhiri dengan kemenangan Sterling College 1-0 atas tim tamunya.
Stefano Lilipaly kembali membela Almere City FC setelah harus absen dalam beberapa laga terakhir dikarenakan mengalami cedera.
(Courtesy: Ron Baltus)
Pemain yang akrab disapa Fano itu dimasukan pada menit ke-45 untuk menggantikan pemain muda Salah Aharar. Pada menit 60, ia mampu membuat Almere City unggul melalui golnya setelah memanfaatkan umpan dari Sem De Wit.
Video Gol Perdana Stefano Lilipaly
Gol tunggal dari pemain yang tengah diupayakan dipanggil Tim Nasional Indonesia untuk AFF Cup itu sudah cukup untuk membuat Almere City menang 1-0 atas tamunya De Graafschap sekaligus memberikan kemenangan pertama untuk klub kebangaan kota Almere itu.
Sementara itu, Tonnie Cusell Lilipaly dimainkan sebagai pemain pengganti di menit 76 saat G.V.V.V mampu menundukan BVV Barendrecht 4-1. Dalam pertandingan tersebut, saudara sepupu Stefano Lilipaly itu juga memperoleh kartu kuning.
(Courtesy: Michel Schwartz)
Jhonny van Beukering dimainkan selama 90 menit saat Presikhaaf harus mengakui keunggulan tim tamu Sivolde 2-0.
(Joey Suk - Go Ahead Eagles vs FC Den Bosch)
Menuju kota Deventer, bermain penuh selama 90 menit, Joey Suk turut membantu Go Ahead Eagles menang telak 3-0 atas FC Den Bosch. Dua gol bagi GA Eagles diantaranya dicetak oleh penyerang keturunan Indonesia, Xander Houtkoop.
(CS Vise vs Antwerp)
Di Belgia, setelah dinyatakan bebas dari hukuman kartu merah yang diperoleh pada pertandingan minggu lalu melawan Eupen, Alfin Tuasalamony diturunkan selama 90 menit penuh saat CS Vise bermain imbang 2-2 dengan Antwerp.
Yandi Sofyan dan Yericho Christiantoko bermain untuk CS Vise U23 dalam pertandingan Reserve League mengahadapi Reserve Team Royal Antwerp FC. Pertandingan berakhir untuk keunggulan Antwerp 1-0.
Menuju Thai Premier League, Victor Igbonefo bermain selama 90 menit saat Chiang Rai United kalah 1-0 atas tim tamu TOT.
Di Amerika Serikat dalam Liga Mahasiswa NAIA, Daniel Reinhard Karamoy yang baru pulih dari cedera dimainkan di 10 menit akhir pada pertandingan antara Sterling College melawan York College. Daniel yang dimainkan sebagai penyerang pada pertandingan tersebut nyaris membuahkan gol melalui sundulan kepala.
Pemain berusia 21 tahun asal Indonesia, Daniel Karamoy tidak sabar untuk menyambut musim baru Liga Sepakbola Mahasiswa NAIA Amerika Serikat.
(Daniel Karamoy)
Jelang satu bulan menuju pertandingan pertama menghadapi Tabor College pada tanggal 3 Oktober 2012, saat ini Daniel Karamoy beserta para pemain Sterling College lainnya tengah disibukan untuk menjalani masa persiapan pra-musim.
Ia mengatakan sejauh ini persiapan pra-musim timnya berlangsung cukup bagus. Pada minggu pertama di bulan Agustus ini, Daniel dan para pemain lainnya berlatih tiga kali sehari. Sementara pada minggu - minggu selanjutnya intensitas latihan akan berkurang menjadi satu hingga dua kali dalam satu hari.
"Musim akan dibuka dengan alumni game tanggal 25 agustus, setelahnya kita akan memulai pertandingan resmi pra-musim dengan melakukan perjalanan ke Dallas untuk menghadapi Dallas Christian University serta Southwestern Assembly of God," jelas Daniel.
"Minggu depannya kita akan kembali melakukan perjalanan ke Iowa untuk menghadapi Culver Stockton University dan Iowa Wesleyan," tambah pemain yang berposisi sebagai centre back itu.
(Jadwal Pertandingan Daniel Karamoy Bersama Sterling College)
Untuk musim depan, Daniel cukup optimis mampu membawa Sterling College berprestasi lebih baik dibanding musim - musim sebelumnya.
"Musim ini, tim terlihat sangat tajam dan berbeda sekali dibanding tahun lalu. Kami juga baru merekrut banyak pemain berkualitas. Baik pemain inti maupun cadangan kurang lebih memiliki kualitas yang seimbang, saya sangat tidak sabar untuk memulai musim baru."
Selain Claudius Dipo Alam yang bermain di New Mexico State League, muncul nama Daniel Reinhard Karamoy yang saat ini bermain untuk Sterling College di NAIA yang meruapakan salah satu Liga Mahasiswa di Amerika Serikat.
Seperti diketahui bahwa banyak bintang sepakbola dunia ataupun Amerika Serikat seperti Clint Dempsey, Vedad Ibisevic, Neven Subotic, atau banyak lainya yang juga pernah mengembangkan permainannya dan ambil bagian di liga mahasiswa Amerika Serikat tersebut, Daniel Karamoy juga berharap bahwa melalui kerasnya persaingan di liga mahasiswa Amerika Serikat itu dirinya bisa lebih berkembang hingga akhirnya nanti bermain di level professional.
Daniel Karamoy memulai bermain sepakbola dengan bergabung dan berlatih bersama sekolah sepak bola (SSB) Asian Soccer Academy selama 4 tahun bersama dengan salah satu pemain Indonesia yang saat ini bermain di RCD Espanyol B Arthur Irawan. Setelahnya ia pernah menjalani trial di Persikota Tangerang junior. Karena pada saat itu ia merasa tidak nyaman dengan kondisi di klub asal kota Tangerang itu, ia kemudian memutuskan membantu untuk melatih di Football Plus Academy di Bandung selama satu tahun setelah lulus SMA.
Merasa karirnya sebagai seorang pemain sepakbola telah usai pada saat itu, tanpa diduga ia kemudian memperoleh beasiswa sepakbola dari beberapa universitas di Amerika Serikat setelah pihak dari universitas tersebut puas melihat penampilan Daniel melalui video. Ia kemudian memutuskan untuk mengambil beasiswa yang ditawarkan oleh Sterling College Kansas yang bermain di liga mahasiswa NAIA.
"Waktu itu tawaran Sterling yang paling besar dibanding beberapa
kampus yang lain sehingga saya menerima penawaran mereka. Alasan kedua adalah di Sterling saya memperoleh waktu bermain yang lebih banyak dan puji Tuhan saya sangat berkembang di NAIA," kenang Daniel
Pada bulan Agustus tahun ini, ia akan memasuki musim ketiganya bermain untuk Sterling College di Kansas Collegiate Athletic Conference di dalam liga mahasiswa NAIA. Pemain berusia 21 tahun itu juga berharap di musim ketiganya bermain bersama Sterling College, ia mampu menunjukan permainan yang jauh lebih baik sehingga nantinya bisa direkrut oleh klub - klub di Amerika Serikat
Mengenai level kompetisi di liga mahasiswa Amerika tersebut, ia menilai bahwa level liga yang ia ikuti cukup berat karena dalam kompetisi liga tersebut tidak ada batasan umur sehingga banyak pemain yang berusia 18 - 30 tahun turut berpartisipasi di dalam liga itu selama mereka belum pernah terikat kontrak dengan klub profesional sebelumnya.
"Banyak pemain yang sudah matang sekali tapi ada juga yang
masih pemula dan mereka berasal dari seluruh dunia seperti Eropa, Afrika, Amerika Latin, dan negara lainnya. Jadi, level kompetisi yang saya ikuti cukup berat dan juga cara bermain yang
cukup berbeda dari Indonesia dimana disini lebih physical serta cepat," jelas pemain yang berposisi sebagai pemain bertahan itu.
Perbedaan lain antara bermain di Indonesia dan di Amerika yang ia rasakan adalah meski hanya sebatas liga mahasiswa, seluruh pertandingan diselenggarakan secara profesional. Sebagai contoh, ia menceritakan bagaimana jadwal tersusun dengan rapi.
"Liga mahasiswa NAIA dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober. Jika tim kamu mampu lolos ke putaran final kejuaraan liga, maka kamu akan bermain kembali di bulan November. Setelahnya di bulan Desember, jika tim kamu lolos ke tingkat nasional maka kamu akan mengikuti turnamen nasional di bulan tersebut. Selepas turnamen nasional di bulan Desember, kamu akan memperoleh libur musim dingin dan memulai kembali bermain sepakbola di bulan Februari hingga May untuk menjalani masa persiapan / pra-musim sebelum musim baru dimulai dimana pada bulan itu digunakan oleh tim untuk menjalani pertandingan persahabatan atau mengikuti turnamen lokal untuk memperkuat kualitas tim," paparnya.
Terkait latihan, ketika musim kompetisi dimulai ia menjalani latihan setiap hari dengan 2 pertandingan setiap minggunya yaitu di pertengahan minggu dan akhir minggu.
Pengalaman terbaik yang pernah ia rasakan selama bermain di Amerika adalah ketika ia menjalani tahun pertamanya di negeri 'Paman Sam' itu dimana ia mencetak gol jarak jauh untuk kemenangan timnya.
"Pada saat itu saya hanya bermain sebanyak 5 kali dan semuanya sebagai pemain pengganti dan saya bermain sebagai bek sayap kiri dimana saya belum pernah bermain di posisi itu sebelumnya. Tapi pada satu pertandingan sebelum pertandingan terakhir kami, pelatih kepala menerima kartu merah dan memaksa asisten pelatih kami bertugas sebagai pelatih kepala di pertandingan terakhir. Di pertandingan terakhir tersebut ia memasukan saya di menit ke-74 dan meminta saya bermain di lini depan. Satu menit setelah masuk lapangan, saya mampu mencetak gol kemenangan untuk tim atas Bethel College dari jarak sekitar 36 meter," cerita Daniel.
Berikut Video Gol Daniel Karamoy Tersebut:
Daniel yang saat ini juga sedang mengambil kuliah di Sterling College untuk jurusan Sports Management itu
juga menjelaskan bahwa ia sebenarnya bisa lulus akhir tahun ini, tapi
ia berencana untuk menyelesaikan musim keempatnya bermain di NAIA tahun
depan untuk memperoleh lebih banyak pengalaman dan meraih lebih banyak
penghargaan agar dirinya bisa diamati oleh beberapa scouts dari klub - klub di Amerika Serikat.
Berbicara tentang tim nasional Indonesia, ia memimpikan untuk berseragam garuda pada ajang Sea Games yang akan digelar tahun depan. Ia juga menceritakan bahwa sebelumnya ia juga turut dipanggil oleh tim nasional untuk memperkuat timnas U-22 yang berpartisipasi di kualifikasi AFC U-22 di Pekanbaru.
"Sebenarnya bulan Mei kemarin saya sempat
dipanggil untuk seleksi timnas U-22 di Jogjakarta. Itu pengalaman yang hebat dan sejujurnya pada saat itu saya belum 100% pulih dari cedera paha dan masih cukup lelah selepas perjalanan yang cukup jauh dari Amerika. Meskipun demikian saya tetap memberikan yang terbaik tapi sayangnya saya tidak terpilih di skuad final untuk AFC U-22. Coach Aji Santoso dan Widodo mengatakan kepada saya untuk tidak menyerah. Jadi, saya pikir Sea Games akan menjadi target realistis yang bisa saya raih."
Sebelum meninggalkan pusat pelatihan tim nasional U-22, pelatih kepala timnas U-22 Aji Santoso berpesan kepada Daniel untuk tidak menyerah serta terus meningkatkan kemampuan sepakbolanya. Coach Aji juga menilai bahwa sebagai seorang pemain bertahan, Daniel cukup komunikatif, kuat, serta penuh semangat.
Profil Daniel Karamoy:
Nama Lengkap: Daniel Reinhard Karamoy Tempat / Tanggal Lahir: Jakarta, May 26th 1991
Tinggi / Berat: 181 cm / 76 kg
Klub: Sterling College (USA)
Posisi: Pemain Bertahan Pemain Idola: Carles Puyol dan Eko
Purjianto